THANK YOU FOR VISITING MY BLOG,THANK YOU FOR READING MY ARTICLES

Please Like, Share, Comment, Like Again, Post, And Don’t Forget To Comment.

THANK YOU FOR VISITING MY BLOG,THANK YOU FOR READING MY ARTICLES

Please Like, Share, Comment, Like Again, Post, And Don’t Forget To Comment.

THANK YOU FOR VISITING MY BLOG,THANK YOU FOR READING MY ARTICLES

Please Like, Share, Comment, Like Again, Post, And Don’t Forget To Comment.

THANK YOU FOR VISITING MY BLOG,THANK YOU FOR READING MY ARTICLES

Please Like, Share, Comment, Like Again, Post, And Don’t Forget To Comment.

THANK YOU FOR VISITING MY BLOG,THANK YOU FOR READING MY ARTICLES

Please Like, Share, Comment, Like Again, Post, And Don’t Forget To Comment.

Tuesday, November 29, 2016

Program Control Flow

Assalamualaikum Wr.Wb


       Disini saya akan memberikan dan menjelaskan program yang saya buat yaitu tentang “control flow (percabangan)”. Baiklah saya akan menjelaskan  baris per baris dari program yang saya buat.


















Gambar 1. Souce Code Percabangan

           Pertama tentang tanda komentar program hanya diperlukan untuk memudahkan pembacaan dan pemahaman suatu program (untuk keperluan dokumentasi program). Dengan kata lain, komentar program hanya merupakan keterangan atau penjelasan program. Untuk memberikan komentar atau penjelasan dalam bahasa C digunakan pembatas /* dan */ atau menggunakan tanda // untuk komentar.

Komentar program tidak akan ikut diproses dalam program atau tidak dieksekusi. Bentuk ini berguna kalau pernyataannya berupa kalimat yang panjang sampai beberapa baris atau berfungsi memiliki banyak baris. Dibelakang tanda // tak akan di proses atau dieksekusi dalam kompilasi. Tanda ini berfungsi memiliki satu baris kalimat. Penulisan komentar juga dapat dibuat di antara tanda awal dan akhir, seperti contoh pada gambar berikut untuk tanda /* dan */ atau //.















Gambar 2.  Contoh kolom komentar

             Selanjutnya, baris untuk # include <.......> bukanlah pernyataan, sehingga tak diakhiri dengan tanda titik koma(;). Baris tersebut meminta kompiler untuk menyertakan file yang namanya ada di antara tanda <...> dalam proses kompilasi. Di dalam tanda tersebut terdapat macam-macam fungsi header antara lain, stdio.h, stdlib.h, dan sebagainya. stdio.h dan stdlib.h merupakan file header yang standar dalam membuat program bahasa C.

Dan macam-macam header ini ber-ekstensi.h. dan digunakan semacam perpustakaan bagi pernyataan yang ada di tubuh program. Dalam library stdio.h adalah library pada bahasa C yang digunakan untuk operasi input-output (stdio = standar input dan output). tanpa menggunakan library ini maka perintah  input dan output tidak dapat dieksekusi. sedangkan stdlib.h adalah file header yang berfungsi  untuk operasi pembanding dan operasi konversi dan juga untuk memanggil system yang terdapat pada fungsi header stdlib.h






Gambar 3. File header

Selanjutnya, baris untuk int main (void), pada fungsi inilah merupakan fungsi utama pada program bahasa C. Dan Int ini merupakan tipe data yang mendukung bahasa program c, karena tipe data ini mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksankan oleh computer. Keterangan dari tipe data int ini adalah bilangan bulat dengan format %i , %d. Sedangkan dalam fungsi main tidak ada argumen. Dan tanda (..) digunakan untuk mengapit argumen suatu fungsi. Argumen adalah suatu nilai yang akan di gunakan dalam fungsi tersebut. Dan void adalah tipe data yang digunakan untuk tipe suatu fungsi yang tidak akan menerima data apapun sebelum program dijalankan. Input dalam tipe data void di sebut dengan parameter.







Gambar 4. Fungsi utama

Baris untuk membuka suatu program  yaitu menggunakan kurung kurawal  buka seperti berikut ({),dan untuk menutup suatu program menggunakan kurung kurawal tutup seperti berikut (}). Pada kurung kurawal berikut memiliki sejumlah pernyataan yang merupakan perintah yang harus dikerjakan oleh prosesor. Dan setiap pernyataan diakhir dengan tanda titik koma (;).











Gambar 5. Simbol kurung kurawal

          Int i, ini adalah suatu parameter yang terdiri dari tipe data dan variabel. Pada int ini adalah suatu tipe data yang bilangan bulat dan biasanya disebut dengan integer. Sedangkan i ini adalah variabel dari suatu tipe data atau variabel yang harus ada pada suatu tipe data.











Gambar 6. variabel

scanf (..)  ini digunakan untuk meminta/menerima data nilai dari user (input).  Dan juga merupakan fungsi yang terdapat pada file library / file header standar yaitu stdio.h. dan di dalam tanda (...) ini pertama kali anda gunakan tanda petik (“....”)untuk simbol %i. Dan  sesudah menulis simbol %i yang terdapat pada tanda petik seperti contoh (“.%i”)di dalam tanda (..)tersebut  menulis sebuah simbol &i. Simbol tersebut saya gunakan untuk mencari nilai. Diantara ke dua simbol tersebut memiliki tujuan dari program bahasa C. Pada simbol %i  komputer meminta / menerima nilai yang akan dikonversikan menjadi bertipe integer dari user maka ditandai dengan simbol %i. Dan %i ini merupakan format dari tipe data integer. Dan pada simbol &i berarti variabel i memiliki nilai samadengan nilai input. Dan tanda ‘&’ didepan variabel menyatakan alamat memori variabel tersebut.






Gambar 7. Fungsi masukan


Pada if ( i >= 5 ), if adalah sebuah pernyataan logika, i adalah nilai yang diinput. >= adalah notasi rasional. Dan else adalah pernyataan kedua apabila menggunakan kata if dan juga bisa diartikan salah atau benar.













Gambar 8. Contoh percabangan
         
printf  (...) ini digunakan untuk menampilkan informasi/data (output). Dan merupakan fungsi yang terdapat pada file library / file header standar yaitu stdio.h. dan di dalam tanda (...) ini pertama kali anda gunakan tanda petik (“....”)sebelum menulis kalimat. Setelah itu baru anda gunakan untuk menulis kalimat sesuai dengan keinginan anda yang akan ditampilkan ke monitor. Dan untuk menampilkan kalimat A anda cukup menambahkan \n pada akhir kalimat yang anda tulis sebelumnya  di dalam tanda (...).




Gambar 9. Contoh fungsi keluaran.

Pada system (“pause” ). system adalah memanggil perintah sistem operasi perintah di windows. Sedangkan pause tersebut untuk menghentikan aktifitas, menunggu respon dari user. Dan system(“pause”) merupakan fungsi yang berada di dalam stdlib.h.





Gambar 9. Systemn pause

pada Return (0) yaitu untuk memberitahu kepada sistem operasi bahwa program telah berakhir secara normal dengan status = 0. 





Gambar 10. Fungsi return

Untuk semua pernyataan yang berada di dalam tanda kurung kurawal menggunakan tanda (;).tanda (;)  adalah suatu pernyataan yang merupakan perintah yang harus dikerjakan oleh prosesor. Karena fungsi  printf, scanf, system, return, dan perintah penugasan perhitungan merupakan suatu pernyataan dan perintah dalam program bahasa C.




Sunday, November 13, 2016

Alat Ukur Multi Meter











Pengertian  Multimeter = merupakan alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt-Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amperemeter).

Kegunaan/Fungsi :
Berfungsi untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik, dan tahanan (resistansi). Multimeter juga dapat digunakan untuk fungsi lainnya seperti mengukur temperatur, induktansi, frekuensi, dan sebagainya.

Cara Menggunakan/Mengukur :

Cara Mengukur Tegangan AC :
Putar Posisi Saklar Selektor ke ACV.
Pilih skala yang cocok dengan perkiraan tegangan yang ingin diukur, contohnya jika ingin mengukur 220 V, atur saklar selector ke 300 V (Cara ini digunakan hanya untuk Multimeter jenis Analog).
Hubungkan Probe pada terminal tegangan yang mau diukur. Probe Merah pada terminal Positif (+) dan Probe Hitam ke terminal Negative (-). Untuk tegangan AC tidak ada polaritas (-) Negative dan (+) Positif.
Lihat hasil pengukuran pada display Multimeter.
Cara Mengukur Tegangan DC :
Putar Posisi Saklar Selektor ke DCV.
Pilihlah skala sesuai dengan perkiraan tegangan yang mau diukur. Jika ingin mengukur 6 Volt, putar saklar selector ke 12 Volt (khusus Multimeter Analog), Jika tidak mengetahui tingginya tegangan yang diukur, maka disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari terjadi kerusakan pada multimeter.
Hubungkan probe ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe Merah pada terminal Positif (+) dan Probe Hitam ke terminal Negatif (-). Perhatikan dengan seksama jangan sampai terbalik.
Lihat hasil pengukuran di Display Multimeter.

Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)
Putar Posisi Saklar Selektor ke DCA.
Pilihlah Skala sesuai dengan kebutuhan. Misalkan jika Arus yang akan diukur adalah 100mA maka putarlah saklar selector ke 300mA (0.3A). Jika Arus yang diukur melebihi skala yang dipilih, maka sekering (fuse) dalam Multimeter akan putus. Kita wajib menggantinya sebelum kita bisa menggunakannya lagi.
Putuskan Jalur catu daya (power supply) yang terhubung ke beban.
Setelah itu hubungkan probe Multimeter ke terminal Jalur yang kita putuskan tersebut. Probe Merah ke Output Tegangan Positif (+) dan Probe Hitam ke Input Tegangan (+) Beban ataupun Rangkaian yang akan kita ukur. Untuk lebih jelas, silakan lihat gambar berikut ini.
Lihat hasil pengukuran pada display Multimeter.
3. Cara Mengukur Resistor (Ohm)
Putar Posisi Saklar Selektor ke Ohm (Ω).
Pilihlah skala yang sesuai dengan perkiraan Ohm yang akan diukur. Biasanya diawali ke tanda “X” yang artinya adalah “Kali”. (khusus Multimeter Analog).
Hubungkan probe ke komponen Resistor, menghubungkannya boleh terbalik, karena tidak ada polaritas.
Baca hasil pengukuran di Display Multimeter. (Khusus untuk Analog Multimeter, diperlukan pengalian dengan setting di langkah ke-2).

Tingkat Ketelitian :
Tingkat ketelitian multimeter ialah 0,001 volt.

Cara Membaca Skala dan Hasil :
Carilah skala yang tepat pada multimeter analog, Multimeter analog mempunyai jarum penunjuk di belakang jendela kaca, yang bergerak untuk menandakan hasilnya. biasanya, ada tiga busur yang tercetak di belakang jarum penunjuk.
Baca skala voltase berdasarkan jangkauan pengukuran, Perhatikan dengan cermat skala voltase, baik DC maupun AC. Ada beberapa baris angka di bawah skala. Periksa jangkauan pengukuran mana yang Anda pilih pada sakelar jangkauan ukur (misalnya, 10V), dan lihat label yang sesuai di sebelah baris-baris itu. Ini adalah baris yang seharusnya Anda baca untuk hasil pengukuran.
Perkirakan nilai di antara angka, Skala voltase pada multimeter analog sama seperti pada penggaris biasa. Tapi skala untuk hambatan listrik adalah logaritmik, yang artinya jarak yang sama mewakili perubahan yang berbeda pada nilai tergantung di mana jarum berada pada skala.
Kalikan pembacaan hambatan listrik pada multimeter analog. Lihat pada pengaturan jangkauan yang ditunjukkan pada sakelar jangkauan ukur. Hal ini seharusnya memberi Anda sebuah angka untuk dikalikan dengan pembacaan hasil pengukuran. misalnya, jika multimeter diatur pada R x 100 dan jarum menunjuk pada 50 ohm, maka hambatan listrik sebenarnya adalah 100 x 50, yaitu 5000.
Bagian-bagian :
Sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk (Zero
Adjust Screw).
Tombol pengatur jarum penunjuk pada kedudukan zero (Zero Ohm Adjust Knob).
Saklar pemilih (Range Selector Switch).
Posisi ACV (Volt AC).
Posisi Ohm (Ω)berarti multimeter berfungsi sebagai W(4) Posisi Ohmmeter.
Posisi DCV (Volt DC).
Posisi DCmA (miliampere DC).
Terminal.
Lubang kutub – (Common Terminal).
Saklar pemilih polaritas (Polarity Selector Switch).
Kotak meter (Meter Cover).
Jarum penunjuk meter (Knife –edge Pointer).
Skala (Scale).

Cara Kalibrasi :
a. Periksa jarum penunjuk meter pastikan sudah tepat mengarah ke angka 0 pada skala ohm-meter
b. Apabila belum tepat putar sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk meter ke kiri atau ke kanan dengan menggunakan obeng pipih (-) kecil.
c. Pasang Probe pada konektor (+) dan (–).
d. Putar range selektor switch ke skala Ohm-meter.
e. Tempelkan probe psotif ke probe negatif supaya terjadi Short Circuit.
f. Pastikan jarum penunjuk sudah mengarah ke nol pada skala ohm-meter, jika belum maka putar zero adjustment agar jarum menunjuk ke nol.

Nama Lain :
Multitester.
Volt Ohm Meter (VOM).
AVO Meter.

Jenis-jenis :
Multimeter Analog.
Multimeter Digital.

Cara Merawat :
Jangan menaruh Multimeter di area medan magnet yang kuat.
Jika mengukur besaran listrik yang tidak diketahui mulailah dengan jangkauan yang terbesar.
Hindari terkenanya terik matahari secara langsung
Jangan diletakkan ditempat yang bergetar.
Jangan dicuci dengan cairan pelarut.

Skala Utama/Skala Nonius :

Skala Utama Ohm berada pada bagian garis atas pada display multimeter.
Skala utama DC/AC berada pada garis tengah.
Dan untuk bagian garis terbawah khusus untuk ACV 10.

Thursday, October 13, 2016

Program Mengenai Unary Operator di Bahasa C








A. Increment

Increment merupakan suatu proses menaikkan suatu bilangan dengan nilai 1(satu). adapun operator dalam bahasa C yang digunakan untuk melakukan proses tersebut adalah operator ++. Operator ++ ini disebut dengan operator increment. contoh apabila kita memiliki veriabel K yang bertipe int dengan nilai 5,  maka setelah operasi ++a atau a++, maka nilai akan bertambah satu, yaitu menjadi 6. dalam bahasa C, Increment terbagi dalam dua bagian, yaitu Pre-Incement dan Post-increment. berikut penjelasan nya.

A. 1.Pre-Increment

Pre-Increment bearti menaikkan nilai yang terdapat pada sebuah veriabel sebelum nilai dari veriabel tersebut diproses di dalam program. operator ++ akan di anggap sebagai pre-increment apabila dituliskan di depan nama veriabel atau nilai yang akan dinaikkan.
Contoh : misalnya kita memliki veriabel K bertipe int dengan nilai 5 dan kita disiini akan melakukan proses terhadap veriabel tersebut dengan cara menampilkan nilainya ke layar monitor. apabila kita melakukan operasi Pre-increment yaitu menuliskan ++K, maka nilai K akan dinaikan terlebih dahulu sebelum nilai tersebut ditampilkan ke layar. hal ini menyebakan nilai yang akan ditampilkan adalah 6.
Contoh Program nya.







Dari tersebut kita dapat lihat bahwa nilai a adalah 5, kemudian nilai ++K adalah 6. ini disebakan karena pada operasi ++K. nilai 5 dinaiikan dahulu sebelum ditampilkan. disiini nilai x adalah 6 sehingga pada saat pemanggilan berikuntnya juga bernilai 6.





A. 2. Post-Increment

Post-Increment bearti menaikkan nilai yang terdapat pada sebuah veriabel sebelum nilai dari veriabel tersebut diproses di dalam program. pada post-increment operator ++ ditulis setelah veriabel atau nilai yang akan dinaikkan.
Contoh : kita memiliki veriabel K yang nilai nya 5, maka nilai K++ yang akan ditampilkan di layar adalah 5 (bukan 6). kenapa ? ini disebabkan karena nilai dari veriabel K tersebut akan ditampilkan terlebih dahulu, selanjutnya baru dinaikkan nilainya. untuk lebih jelas mari kita lihat program bawah ini.






B. Decrement

Decrement merupakan kebalikan dari increment, yang merupakan proses penurunan nilai dengan nilai 1. decrement juga dibagi menjadi dua macam, yaitu pre-decrement dan post-decrement. namun di sini kita tidak akan membahas tentang kedua jenis decrement tersebut karena konsep nya sama dengan Pre-increment dan Post-increment. untuk lebih memahaminya. berikut ini program yang menunjukan operator decrement.






Untuk Pre-decrement nilai awal x adalah 5 jadi nilai --x adalah 4 dan nilai x akhir adalah 4

Untuk Post-decrement nilai awal y adalah 12 jadi nilai y-- adalah 12 dan nilai y akhir adalah 11





Tuesday, October 11, 2016

PROGRAM PENJUMLAHAN DENGAN TIPE INT, FLOAT, DAN DOUBLE




Pembuatan Program Penjumlahan Dengan Bahasa C

Tipe-Tipe nya :    - Int
                             - Float
                             - Double





1. int (interger) bilangan bulat 




Penjelasan :
- #include <stdio.h> adalah standar input output 
- #include <stdlib.h> adalah standar library
- int main (void) adalah fungsi yang harus ada di setiap program c
- printf adalah fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi ke layar.
- scanf adalah digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data.
- system pause adalah salah satu fungsi yang ada di library.
- return adalah Nilai balikan fungsi main() adalah 0
- %  menyatakan simbol
- tipe karakter int adalah %d

nah selanjutnya kita jelaskan satu persatu code diatas

printf("Program Penjumlahan \n"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
printf("Program penjumlahan angka"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
int x,y,z  int disini adalah bilangan bulat dan x,y,z ini adalah huruf untuk membuat program menjadi penjumlahan kita bisa membuat huruf yang lain tapi jangan angka ya.
printf("masuokkan Angko Potamo =");  kalo ini adalah baris angka pertama yang kita isi dengan angka terserah saja.
scanf("%d", &x); nah disini yang %d itu karakter untuk membaca tipe bilangan bulat dalam bentuk decimal, kalau yang ini &x angka pertama yang akan kita jumlah kan nanti
printf("masuokkan Angka Kaduo ="); kalo ini adalah baris angka kedua jadi isi terserah saja.
scanf("%d", &y); nah disini yang %d itu katakter untuk membaca tipe bilangan bulat dalam bentuk decimal, kalau yang ini &x angka kedua yang kita jumlah kan nanti.
printf("Jadi hasilnyo =\n %d",x+y ); nah kalau ini baris komentar yang menghasilkan hasil dari angka pertama dan angka kedua 

Dan hasil nya seperti (disini saya menghapus system pause nya biar jelas)



2. kita akan menjelaskan tipe float



Float : Bilangan Meliputi Decimal

Penjelasan :
- #include <stdio.h> adalah standar input output 
- #include <stdlib.h> adalah standar library
- int main (void) adalah fungsi yang harus ada di setiap program c
- printf adalah fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi ke layar.
- scanf adalah digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data.
- system pause adalah salah satu fungsi yang ada di library.
- return adalah Nilai balikan fungsi main() adalah 0
- %  menyatakan simbol
- tipe karakter float adalah %f

nah selanjutnya kita jelaskan satu persatu code diatas

printf("Program Penjumlahan \n"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
printf("Program penjumlahan angka"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
Float x,y,z  Float ini Meliputi bilangan decimal dan x,y,z ini adalah huruf untuk membuat program menjadi penjumlahan kita bisa membuat huruf yang lain tapi jangan angka ya.
printf("masuokkan Angko Potamo =");  kalo ini adalah baris angka pertama yang kita isi dengan angka terserah saja.
scanf("%f", &x); kalau %f disini untuk membaca bilangan real dengan tipe float, kalau yang ini &x angka pertama yang akan kita jumlah kan nanti.
printf("masuokkan Angka Kaduo ="); kalo ini adalah baris angka kedua nanti isi terserah saja.
scanf("%f", &x); kalau %f disini untuk membaca bilangan real dengan tipe float kalau yang ini &x angka kedua yang kita jumlah kan nanti.

printf("Jadi hasilnyo =\n %f",x+y ); nah kalau ini baris komentar yang menghasilkan hasil dari angka pertama dan angka kedua .

Dan ini hasil tipe float 



3. Kita akan menjelaskan Tipe Double


Double : Bilangan Decimal Dengan Tingkat Ketilitian lebih besar dari pada Float

Penjelasan :
- #include <stdio.h> adalah standar input output 
- #include <stdlib.h> adalah standar library
- int main (void) adalah fungsi yang harus ada di setiap program c
- printf adalah fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi ke layar.
- scanf adalah digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data.
- system pause adalah salah satu fungsi yang ada di library.
- return adalah Nilai balikan fungsi main() adalah 0
- %  menyatakan simbol
- tipe karakter double adalah %e atau %E

nah selanjutnya kita jelaskan satu persatu code diatas

printf("Program Penjumlahan \n"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
printf("Program penjumlahan angka"); ini baris komentar yang akan di eksekusi atau yang akan muncul di layar.
Double x,y,z  Double untuk membaca bilangan real dengan bentuk eksponen dan x,y,z ini adalah huruf untuk membuat program menjadi penjumlahan kita bisa membuat huruf yang lain tapi jangan angka ya.
printf("masuokkan Angko Potamo =");  kalo ini adalah baris angka pertama yang kita isi dengan angka terserah saja.
scanf("%e", &x); kalau %e disini untuk membaca bilangan real dengan bentuk eksponen, kalau yang ini &x angka pertama yang akan kita jumlah kan nanti.
printf("masuokkan Angko Potamo =");  kalo ini adalah baris angka pertama yang kita isi dengan angka terserah saja.
scanf("%e", &x); kalau %e disini untuk membaca bilangan real dengan bentuk eksponen, kalau yang ini &x angka kedua yang akan kita jumlah kan nanti.
printf("Jadi hasilnyo seperti iko =\n %e",x+y); nah kalau ini baris komentar yang menghasilkan hasil dari angka pertama dan angka kedua .

Dan inilah hasil angka dengan tipe double 










Friday, September 30, 2016

Menghitung Luas Segitiga " Algoritma"



/*

* Program 2 Untuk Menghitung Luas Segitiga

* Nama : “buat nama Anda Disini”

* Nim  : “Masukkan Nim Anda Disini”

* Baris ini adalah komentar tidak akan dieksekusi

*/

/*Penulisan komentar juga dapat dibuat di antara tanda awal dan

akhir seperti contoh ini */

//atau dapat juga menggunakan tanda slash seperti disamping

#include <stdio.h> //Mengakses file library stdio.h

#include <stdlib.h>

#define dua 2 //Deklarasi konstanta

int main(void) //Fungsi yang harus ada pada setiap program C

{

float a, t, LuasSegitiga; /*Deklarasi variabel. Ini berarti

a, t dan LuasSegitiga merupakan

variabel bertipe float*/

printf("Perhitungan Luas Segitiga \n"); //Perintah output

printf("Alas = ");

scanf("%f",&a); /*Perintah input berupa variabel bertipe

float*/

printf("Tinggi = ");

scanf("%f",&t);

LuasSegitiga = a*t/dua; /*Perintah berupa penugasan

perhitungan perkalian*/

printf("Luas Segitiga = %f \n", LuasSegitiga);

system("pause"); /*Salah satu fungsi yang ada pada library

stdlib.h*/

return (0); //Nilai balikan fungsi main() adalah 0

}/*Perhatikan letak kurung kurawal tutup dan kurung kurawal buka.

Perhatikan pula keheradaan tanda ; pada akhir setiap perintah

di atas.*/ 



masukkan teks di atas di notepad seperti di bawah ini, 



kemudian simpan aja file tersebut di manapun, asal jangan di drive C. kalau saya menyimpannya di D, tanpa membuat folder, karena lebih mudah pada saat pada saat pencarian nanti.


 kita buka cmd.


setelah itu ketik d:, saya kan menyimpan program3.c tadi di drive d, jadi ketik aja D:

Setelah itu kita akan masuk ke drive D. lalu ketikkan dir. untuk menampilkan seluruh isi di drive d, bukan seluruh sih, tapi tampilan pertama saat kita membuka drive d.

cari program3.c


ha setelah itu ketikkan a.exe


sekarang  kita sudah bisa mencari luas segitiga

fungsi masing masing adlah

. include gunanya untuk memanggil. atau salah satu alat prepocessor yang di gunakan untuk membaca file yang dinamakan file judul. ( header file)
2. stdio.h fungsinya adalah file header fungsinya untuk input output
3. stdlib.h fungsinya untuk memanggil system
4. main adalah fungsi utama, ini adalah fungsi yang akan di eksekusi pertama kali
5. buka kurawal "{" untuk membuka awal c
6. printf adalah standar yang di buat oleh c, ini fingsinya untuk menampilkan ke monitor
7. system pause untuk menahan agar tidak langsung tertuttup.
8. return (0) untuk mengembalikan nilai dari fungsi main
9. Float berfungsi sebagai tipe data angka yg berkoma dan di panggil menggunakan %f